Profil Singkat
Seorang Pemimpin(n) Yang di Aamiinkan Tuhan

Profil Singkat

alfath-presma

23 Tahun lalu, tepat di hari Rabu ba’da adzan Ashar, tanggal 3 Agustus 1994, penulis terlahir ke dunia ini. Dunia baru, dunia fana, dunia lanjutan, tempatnya harus singgah dari perantauan dunia sebelumnya yang disebut alam rahim. Penulis tak mengenal siapapun kala itu, yang ia tahu pasti, Tuhan telah membuat perjanjian dengannya ketika ia masih di dalam kandungan, sebuah ketetapan yang tidak bisa ditawar lagi. Isi perjanjian mengenai lama masa hidup di dunia, jodoh, rezeki, dan sebagainya . Tapi tak satupun dari kita ingat, semua tertutup rapat dan menjadi misteri kehidupan.

Ketika ia membuka kedua bola matanya seraya menangis tersedu-sedu, dilihatnya sosok bak malaikat yang menatapnya penuh cinta, yang memberinya nafas kehidupan, yang menjadi detak jantung perjalanan ini, merekalah kedua orangtua. Mereka adalah orang yang pertama hadir di kehidupannya ini. Sungguh sesuatu yang luar biasa tak terkira, ketika mereka mengetahui aku lahir dengan normal tanpa cacat, dengan berat badan 2,9 kg aku tumbuh menjadi bayi yang sehat. Mereka sangat senang saat melihatnya hadir ke dunia, itu semua karena proses kelahirannya ini yang agak sulit. Sampai-sampai Ibu penulis harus mengandung hampir Sepuluh bulan lamanya, ceritanya pada penulis.

Alhamduillah, penulis terlahir sebagai seorang muslim dari keluarga yang sederhana namun harmonis. Setelah di adzankan, dan dibacakan dua kalimat syahadat, sejak saat itu pula penulis mengakui Islam menjadi agama dan satu-satunya agama yang di ridhai-Nya. Dan penulis bersaksi bahwa tuhannya, Allah SWT. Mengakui nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT, mengakui Al-Qur’an sebagai kitab dan petunjuk ke jalan yang lurus. Dan ia hadir sebagai penerus generasi muslim yang akan mengibarkan bendera Islam dan menegakan syariat sesuai dengan ketentuan Allah SWT.

Pada hari itu pula, orangtuanya memberi nama “Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia”. Sebuah nama yang memiliki makna luar biasa. Kata ‘Alfath’ di ambil dari salah satu surat di Al-Qur’an yang memiliki arti kemenangan, juga pembukaan. Kata ‘Bagus’ memiliki arti cakap/baik. Setelah itu ‘Panuntun’ yang berarti panutan, atau contoh. Selanjutnya ‘El Nur’ berarti Cahaya/Sinar matahari. Dan terakhir ‘Indonesia’ yang berasal dari negara tempat penulis di lahirkan. Sehingga apabila nama itu disatukan, maka akan memiliki arti Seorang pemenang kehidupan yang cakap dalam berbicara maupun bertindak, yang mampu menjadi panutan serta memberi manfaat dan dibutuhkan layaknya sinar matahari bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pendidikan yang penulis tempuh ialah TK Dahlia pada tahun 1999-2000. Kemudian lanjut ke SDN Kebon Bawang 06 pada tahun 2000-2006. Selanjutnya, SMPN 95 Jakarta pada tahun 2006-2009. Dilanjutkan ke SMKN 26 Pembangunan Jakarta jurusan Teknik Elektronika Industri pada tahun 2009-2013. Dan kini, penulis berkuliah di Universitas Gadjah Mada, Departemen Politik dan Pemerintahan dan memasuki tahun ketiga.

Penulis aktif sebagai Presiden Mahasiswa UGM dan memimpin Kabinet Kolaborasi Kebaikan.

Penulis merupakan alumni beasiswa Rumah Kepemimpinan PPSDMS Yogyakarta. Selain itu, penulis juga mendapatkan BIDIKMISI. Dan terakhir, penulis merupakan salah satu penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (Baktinusa).

Pria sederhana yang sedang dalam pencarian tulang rusuknya yang hilang ini bercita-cita menjadi Presiden Republik Indonesia di Tahun 2039. Aamiin. Mohon do’anya yah :)

Segala informasi lebih lanjut mengenai penulis dapat menghubungi nomor handphone: 089 654 541 541, email alfathbpei@gmail.com, instagram: @alfathbpei, facebook Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia atau pun twitter @alfath_bagus.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *