Bergairah
Seorang Pemimpin(n) Yang di Aamiinkan Tuhan

Bergairah

bergairah

Entah kemasukan apa, saya ini seperti orang kesetanan. Hampir selalu saja diri ini merasa bergariah setiap kali bertatap muka dengan orang banyak. Memang, sewaktu-waktu pernah lesu, tak semangat, dan menghindar. Tapi itu bukan saya.

Bergairah…

Begitulah saya menyebutnya. Ini bukan soal ‘saru’, tetapi lebih kepada ghirah yang dibangun oleh saya pribadi untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban hidup. Sehingga, pada tiap gilirannya saya menjalankan amanah atau bahkan dimintai bantuan, asalkan menurut saya itu baik, pasti saya berlapang dada menerimanya.

Ini soal manfaat. Bukan begitu, Bung?

Tapi jika kita berandai ini adalah sebuah ingin; ingat, bahwa hidup ini tak cukup bisa mengerti semua inginmu, juga saya punya ingin. Manusia memang prinsipnya terlalu banyak ingin. Tapi, pastikan, ini bukan sekedar ingin. Ini adalah kebutuhan untuk mencapai manfaat tersebut.

Di sudut ruang sempit itu, saya begitu asyiknya menikmati kompatriot mahasiswa bersenandung dalam larutan dzikir dan do’a, menghapus rintihan kaum miskin-papa. Semoga, kelak dunia kembali bergairah.

Mengabdilah padaNya, dan itulah sejatinya pengabdian seorang hamba. Sebab, cuma Bliyo Yang Maha Pembikin Gairah.

 

Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia

Sedang Bergairah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *