Menutup Masa Pembinaan di Asrama
Seorang Pemimpin(n) Yang di Aamiinkan Tuhan

Menutup Masa Pembinaan di Asrama

Perpisahan Rumah Kepemimpinan Yogyakarta angkatan 7

Secara riil dan prinsipil, sebagaimana yang tertera di kontrak, hari ini adalah hari terakhir pembinaan. Nafas yang saya hirup secara perlahan saya hempaskan. Memikirkan tentang satu hal: merawat ingatan adalah sulit. Makanya, saya coba menuliskan. Meski sedikit, tidak banyak, tetapi mungkin punya arti.

Pokoknya, suasana apel, sorot kamera, dan senyum-riuh-sumringah dari para punggawa asrama membuat saya selalu memikirkan betap sulitnya hidup tanpa mereka.

Kita menyanyikan lagu Phil Collins – You’ll Be In My Heart,¬†sebiru hari ini dari edcoustic, dan masih banyak lagu yang bikin kita semua baper.

Ahh, perpisahan bagi saya selalu menyebalkan. Membuat saya yang sangar ini jadi mudah menangis. Dari Jum’at lalu, pas tahsin, harus berpisah dengan Bu Alfi, Mas Hari, dkk. Sampai Bu Alfi nulis catetan dibuku tahsin (nanti tak tunjukkan). Hingga apel, acara perpisahan dari er, hingga ke meja makan sebagai penutup KIP 3.

Oiyah, biar gak kehapus memori kebersamaan kita, bantu kumpulin foto-foto, video terus dimasukin ke google drive yookkkk..

*Mau nulis panjang, cuma udah ngantuk. Lanjut besok aja dah :”)

Barangkali bisa lebih baik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *