Sejenak Hening di Singapura
Seorang Pemimpin(n) Yang di Aamiinkan Tuhan

Sejenak Hening di Singapura

DSCF3379

Hari berganti hari. Tak terasa saya harus pergi, meninggalkan cerita menarik dari perjalanan tiga minggu di Hongkong. Bagi saya, perjalanan adalah bertemu dengan orang baru. Kebaruan ini yang coba saya maknai sebagai pengalaman berharga.

Biasanya, ditenpat baru yang saya pijaki, hampir selalu saya dapati orang baru yang baik. Entah perangai, perkataan, dan perbuatannya. Kemudian, saya pun ditolongi dalam bentuk apa pun, entah riil atau materil.

Tentu saja, saya tidak bisa melupakan segenap kebaikan yang telah diberikan kepada pihak Dompet Dhuafa, Mas Ilham dan Mas Arief yang telah memberi kesempatan untuk saya mengenal DDHK, bahkan seringnya direpoti. Bagi saya, cerita keduanya sangat menarik untuk dipahami sebagai satu kesatuan yang belum bersatu (IYKWIM). Adalagi, para BMI yang tinggal di Shelter. Kalau boleh jujur, saya harus berhutang budi pada setiap piring makan dan seteguk gelas minuman. Atau bahkan, para Ustadz(ah) yang senantiasa mengingatkan dalam kebaikan, memberikan ilmu agama kepada saya yang miskin ilmu, dan juga bahkan bisa menjadi rekan tertawa.

Barangkali, bersama mereka adalah satu hal yang sangat menyenangkan. Namun, sama seperti perjalanan sebelum-sebelumnya, ada hal yang terkadang sangat sulit dilepas. Itu adalah perpisahan. Sungguh, menyebalkan. Kalau sudah begini, saya mah baper. Serius.

Makanya, ketika tiba di Changi, tempat yang saya cari pertama kali, dan bahkan juga untuk tidur sebentar, adalah Mushollah. Tempat itu yang saya tuju untuk merenung, mengenang, dan memaknai setiap perjalanan yang sudah diambil.  Saya merasa damai, dan butuh tenaga baru untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya, yang bisa jadi akan jauh lebih menarik. Intinya, saya sejenak hening.

Temajuk menjadi tujuan selanjutnya. Inilah pilihan yang sudah saya buat. Saya akan segera menemui kalian, orang baru yang ada di Temajuk :)

Terakhir, saya hanya ingin bilang, kita semua akan bergerak dan bertemu pada satu titik. Kemanapun melangkah, cepat atau pun lambat kita akan bertemu kembali dalam keadaan yang lebih baik :)

 

Changi, 07:05

Saya Yang Merindu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *